Kesehatan

Pembangunan bidang kesehatan yang telah dilaksanakan pada dewasa ini memperlihatkan keberhasilan dalam meningkatkan derajat kesehatan dan gizi masyarakat. Sampai pada tahun 2009 telah terdapat 2 (dua) rumah sakit, yang terdiri dari 1 (satu) Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) dan 1 (satu) rumah sakit swasta. Fasilitas kesehatan lainnya terdapat 20 (dua puluh) puskesmas, 30 (tiga puluh) puskesmas pembantu, 44 (empat puluh empat) polindes dan 23 (dua puluh tiga) klinik KB seperti pada tabel di bawah ini :

Jumlah sarana pelayanan kesehatan dirinci berdasarkan Kecamatan, Kabupaten Tana Toraja tahun 2009.

No

Kecamatan

Rumah Sakit

Puskesmas

Puskesmas

pembantu

Polindes

Klinik

KB

01

Bonggakaradeng

-

1

2

3

1

02

Simbuang

-

1

2

-

1

03

Rano

-

1

1

1

-

04

Mappak

-

1

1

1

1

05

Mengkendek

-

1

3

8

2

06

Gandang Batu Sillanan

-

1

5

4

1

07

Sangalla

-

1

1

1

1

08

Sangalla Selatan

-

1

-

4

1

09

Sangalla Utara

-

1

-

2

1

10

Makale

1

1

1

1

4

11

Makale Selatan

-

1

3

4

1

12

Makale Utara

1

1

2

1

2

13

Saluputti

-

1

1

4

1

14

Bittuang

-

1

2

3

1

15

Rembon

-

1

1

1

1

16

Masanda

-

1

1

2

1

17

Malimbong Balepe

-

1

1

1

-

18

Rantetayo

-

2

1

2

2

19

Kurra

-

1

2

1

1

 

Total

2

20

30

44

23

Sumber: Dinas Kesehatan dan Kantor BKKBN, Kabupaten Tana Toraja


Berbagai upaya peningkatan derajat kesehatan yang dilaksanakan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah bersama-sama masyarakat tidak terlepas dari berbagai kebijakan sektor pembangunan lain di luar sektor kesehatan, misalnya faktor ketersediaan air bersih dan lingkungan pemukiman yang sehat, penanggulangan kemiskinan dan kecukupan pangan di tingkat rumah tangga, oleh karena itu dalam pemecahan masalah kesehatan diperlukan kerjasama lintas sektoral yang efektif.

Pembangunan kesehatan yang dilakukan selama ini telah berhasil menyediakan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan secara merata ke seluruh Kecamatan/Lembang/Kelurahan. Dua rumah sakit yaitu 1 Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) dan 1 rumah sakit swasta yang masing-masing berada di Kecamatan Makale Utara dan Kecamatan Makale. Sarana kesehatan di tingkat kecamatan juga sudah cukup memadai, hal ini ditandai dengan telah beroperasinya puskesmas di seluruh kecamatan dan 30 puskesmas pembantu (Kecamatan Sangalla Utara dan Kecamatan Sangalla Selatan belum ada). Sementara sarana kesehatan di tingkat lembang/kelurahan, telah beroperasi 44 Polindes yang penyebarannya hampir merata di setiap kecamatan. Dalam rangka menyukseskan Program Nasional Keluarga Berencana di Kabupaten Tana Toraja, hingga tahun 2009 telah dioperasikan 23 klinik keluaraga berencana yang menyebar hampir merata di setiap kecamatan. Dan dokter praktek juga telah ada sebanyak 15 orang, apotik 7 unit, toko obat 5 unit, yang kesemuanya tersebar di beberapa kecamatan, yaitu : Kecamatan Mengkendek, Kecamatan Sangalla’, Kecamatan Makale, Kecamatan Makale Utara dan Kecamatan Saluputti.

Dalam rangka upaya mendukung kegiatan pelayanan kesehatan dan memaksimalkan fungsi sarana kesehatan tersebut, ketersediaan tenaga kesehatan merupakan salah satu faktor penting. Di Kabupten Tana Toraja dewasa ini hingga pada tahun 2009 telah tersedia sebanyak 318 orang tenaga kesehatandan, dan jika dibandingkan dengan tahun 2005, tenaga kesehatan di daerah ini mengalami penurunan yang cukup signifikan oleh karena adanya pemekaran kabupaten. Untuk lebih jelasnya, rincian tenaga kesehatan dapat dilihat pada tabel berikut:

Jumlah Tenaga Kesehatan Menurut Jenisnya

Kab. Tana Toraja tahun 2005- 2009

No.

Jenis Tenaga Kesehatan

2005

2006

2007

2008

2009

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

Dokter Umum

Dokter Gigi

Dokter Ahli

Dokter PTT

Bidan

Perawat, Dll

Dokter Gigi PTT

31

12

9

2

161

348

-

38

11

9

4

170

319

-

44

16

9

5

157

498

1

47

18

9

-

136

285

-

20

9

2

7

63

214

3

 

Jumlah Total

563

551

730

595

318

Sumber: Dinas Kesehatan, Kabupaten Tana Toraja