Perikanan

Ikan merupakan salah satu bahan makanan untuk memenuhi kebutuhan protein hewani, namun merupakan komoditas yang tidak banyak terdapat di Kabupaten Tana Toraja. Aktivitas perekonomian masyarakat pada sektor perikanan bukan merupakan kegiatan pokok, dan pada umumnya dilakukan hanya untuk konsumsi rumah tangga yang sebagian besar didapat dari sungai dan sawah.

Produksi perikanan pada tahun 2009 sebesar 1.345,46 ton dengan volume masing-masing 14,86 ton yang didapat dari sungai, 7,30 ton dipelihara di kolam dan 1.323,30 ton yang dipelihara di sawah. Sebaran produksi ikan di Kabupaten Tana Toraja yang bersumber dari sungai, paling tinggi terdapat di Kecamatan Makale Utara yakni 2,47 ton dan terendah di Kecamatan Bittuang yakni 0,27 ton, yang bersumber dari pemeliharaan kolam, paling tinggi terdapat di Kecamatan Mengkendek sebesar 1,44 ton dan terendah di Kecamatan Rantetayo 0,10 ton, sedangkan yang bersumber dari sawah, paling tinggi terdapat di Kecamatan Sangalla Selatan sebesar 130,32 ton dan terendah di Kecamatan Rano 14,60 ton.

Luas areal pemeliharaan dan penangkapan ikan di Kabupaten Tana Toraja pada tahun 2009, adalah sebagai berikut:
a. Areal pemeliharaan (care) seluas 1.022,12 Ha, dengan rincian 2,42 Ha kolam dan 1.019,70 Ha sawah.
b. Areal penangkapan (keep) seluas 20,68 Ha, semuanya bersumber dari sungai yang sebagian besar areal penangkapan berada di sungai Saddang.