Profil Kecamatan Makale Utara

  A.     KONDISI WILAYAH

a.      Sejarah Terbentuknya

Makale Utara yang berarti serangan balik dan merupakan nama distrik yang diberikan oleh Puang Tarongko (kepala distrik yang pertama) dan merupakan pemekaran dari Kecamatan Makale., sehingga menjadi sebuah kecamatan yang saat ini bernama Kecamatan Makale Utara, yang Ibukota Kecamatannya  terletak di Kelurahan Lion Tondok Iring. Kecamatan Makale Utara dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 18 Tahun 2000.

b.      Letak Geografi

Ø  Luas Wilayah

Kecamatan Makale Utara terletak di Kelurahan Lion Tondok Iring yang memiliki luas wilayah 28,08 Km² dengan Koordinat Geografis berada pada 3°3’30” LS dan 119°57’7” BT.

Ø  Batas Wilayah dibatasi :

-        Sebelah Utara : Kabupaten Toraja Utara

-        Sebelah Selatan : Kecamatan Makale dan Kecamatan Sangalla

-        Sebelah Timur : Kecamatan Sangalla Utara

-        Sebelah Barat : Kecamatan Rantetayo

Ø  Topografi

Kecamatan Makale Utara yang keadaan wilayahnya terdiri dari pegunungan mempunyai jarak tempuh 5 Km dari Ibukota Kecamatan ke Ibukota Kabupaten.

c.      Jumlah Kelurahan :

1. Kelurahan Sarira

2. Kelurahan Tambunan

3. Kelurahan Bungin

4. Kelurahan Lemo

5. Kelurahan Lion Tondok Iring

  B.     POTENSI UNGGULAN

Kecamatan Makale Utara mempunyai potensi unggulan yaitu :

1. Pertanian

2. Perikanan

3. Peternakan

4. Pertambangan

5. Perindustrian

6. Perdagangan

7. Pariwisata

  C.     KOMPOSISI KEPENDUDUKAN

Jumlah Penduduk Kecamatan Makale Utara keadaan 28 Februari 2010 tercatat 12.080 jiwa, tediri dari laki-laki 5.820 dan perempuan 6.260 jiwa.

 

                                                                                                                   Sumber : PROFIL KECAMATAN PROVINSI SULAWESI SELATAN – Tahun 2010 


Berita Kecamatan Makale Utara

MUSRENBANG KECAMATAN MAKALE UTARA

Mar
01

Musrenbang Kecamatan di Kecamatan Makale Utara berlangsung pada hari Kamis, 9 Februari 2012. Bertindak sebagai fasilitator : Kepala Bappeda dan Anggota DPRD Kabupaten Tana Toraja dan yang bertindak selaku moderator adalah Camat Makale Uatara