Profil Kecamatan Masanda

 

  A. KONDISI WILAYAH

a.      Sejarah Terbentuknya

Masanda yang berarti tidak pernah kekurangan, sehingga menjadisebuah kecamatan yang saat ini menjadi Kecamatan Masanda, yang ibukota kecamatannya terletak di Kelurahan Pondinao’.

Kecamatan Masanda dibentuk berdasarkan peraturan Daerah Nomor 18 Tahun 2000.

b.      Letak Geografis

Ø  Luas Wilayah

Kecamtan Masanda terletak di Kelurahan Pondingao’ yang memiliki luas wilayah 134,77 Km² dengan Koordinat Geografis berada pada 2°58’4” LS dan 119°34’25” BT.

Ø  Batas Wilayah dibatasi :

- Sebelah Utara     : Kabupaten Mamuju

- Sebelah Selatan : Kecamatan Bittuang

- Sebelah Timur    : Kecamatan Bittuang

- Sebelah Barat     : Kabupaten Mamasa

Ø  Topografi

Kecamatan Masanda yang keadaan wilayahnya terdiri dari pegunungan mempunyai jarak tempuh 68 Km dari Ibukota Kecamatan ke Ibukota Kabupaten.

 

c.      Jumlah Kelurahan dan Lembang

Secara administratif Kecamatan Masanda terdiri dari 1 Kelurahan dan 8 Lembang, sebagai berikut :

1.      Kelurahan Pondingao’

2.      Lembang Paku

3.      Lembang Belau

4.      Lembang Sesesalu

5.      Lembang Ratte

6.      Lembang Belau Utara

7.      Lembang Pondingao’

8.      Lembang Kadundung

  B. POTENSI UNGGULAN

                             Kecamatan Masanda  mempunyai potensi unggulan yaitu :

1.      Pertanian

2.      Peternakan

3.      Perkebunan

  C. KOMPOSISI KEPENDUDUKAN

Jumlah penduduk Kecamatan Masanda keadaan 28 Februari 2010 tercatat 6.970 jiwa yang terdiri dari laki-laki 3.705 jiwa dan perempuan 3.265 jiwa.

                                                                                     Sumber : PROFIL KECAMATAN PROVINSI SULAWESI SELATAN – Tahun 2010 


Berita Kecamatan Masanda

MUSRENBANG KECAMATAN MASANDA - TAHUN 2012

Feb
28

 
 
Musrenbang Kecamatan di Kecamatan Masanda berlangsung pada hari Rabu, 15 Februari 2012. Bertindak sebagai fasilitator : Anggota DPRD Kabupaten Tana Toraja dan yang bertindak selaku moderator adalah Camat Masanda.
Turut pula hadir dalam kegiatan ini yaitu unsur dari Tokoh Masyarakat, unsur SKPD, LSM dan para Praktisi.