Profil Kecamatan Rano

 

 

  A. KONDISI WILAYAH

a.      Sejarah Terbentuknya

Rano diartikan sebagai tanah yang subur. Rano barasal dari kata karanoan yang pertama kali diberikan oleh Andi Pattana (anak dari Puang Lasinrang dari Pinrang Tahun 1426 M). Dan semua tanaman yang ditemukan subur, sehingga menjadi sebuah kecamatan yang saat ini bernama Kecamatan Rano, yang ibukota kecamatannya terletak di Desa Rumandan. Kecamatan Rano di bentuk berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 18 Tahun 2000.

b.      Letak Geografi

Ø  Luas Wilayah

Kecamatan Rano terletak di Desa Rumandan yang memiliki luas wilayah 89,43 Km² dengan Koordinat Geografis berada pada 3°15’22” LS dan 119°45’48” BT.

Ø  Batas Wilayah dibatasi :

- Sebelah Utara : Kecamatan Makale Selatan

- Sebelah Selatan : Kabupaten Enrekang

- Sebelah Timur : Kecamatan Gandangbatu Sillanan

- Sebelah Barat : Kecamatan Bonggakaradeng

Ø  Topografi

Kecamatan Rano yang keadaan wilayahnya terdiri dari pegunungan mempunyai jarak tempuh 25 Km dari Ibukota Kecamatan ke Ibukota Kabupaten.

c.      Jumlah Lembang

Secara administratif Kecamatan Rano terdiri dari 5 Lembang, sebagai berikut :

1.      Lembang Rumandan

2.      Lembang Rano Timur

3.      Lembang Rano Tengah

4.      Lembang Rano

5.      Lembang Rano Utara

  B. POTENSI UNGGULAN

                              Kecamatan Rano mempunyai potensi unggulan yaitu :

1.      Pertanian dan

2.      Perkebunan

  C. KOMPOSISI KEPENDUDUKAN

Jumlah penduduk Kecamatan Ranonkeadaan 28 Februari 2010 tercatat 7.660 jiwa yang terdiri dari laki-laki 3.935 jiwa dan perempuan 3.725 jiwa.

 

                                                       Sumber : PROFIL KECAMATAN PROVINSI SULAWESI SELATAN – Tahun 2010 


Berita Kecamatan Rano

MUSRENBANG KECAMATAN RANO

Mar
01

Musrenbang Kecamatan di Kecamatan Rano berlangsung pada hari Sabtu, 11 Februari 2012. Bertindak sebagai fasilitator : Anggota DPRD Kabupaten Tana Toraja dan yang bertindak selaku moderator adalah Camat Rano.