Profil Kecamatan Sangalla

 

  A.     KONDISI WILAYAH

a.      Sejarah Terbentuknya

Sangalla terdiri dari kata Sang yang berarti Satu dan Alla yang berarti tengah, sehingga Sangalla diartikan satu di tengah anatara adik dan kakak. Awal terbentuknyaadalah hasil musyawarah tokoh-tokoh masyarakat yang melahirkan perjanjian (Basse) mengenai pembagian 3 wilayah yang dinamai Tallu Lembanna dimana Sangalla sebagai Basse Tanganna, sehingga menjadi sebuah kecamatan yang saat ini bernama Kecamatan Sangalla,yang ibukota kecamatannya terletak di Kelurahan Buntu Masakke. Kecamatan Sangalladi bentuk berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 18 Tahun 2000.

b.      Letak Geografi

Ø  Luas Wilayah

Kecamatan Sangalla terletak di Kelurahan Buntu Masakke yang memiliki luas wilayah 36,24 Km² dengan Koordinat Geografis berada pada 03°04’41” LS dan 119°55’19” BT.

Ø  Batas Wilayah dibatasi :

-        Sebelah Utara       : Kecamatan Sangalla Utara dan Kecamatan Makale Utara.

-        Sebelah Selatan   : Kecamatan Mengkendek

-        Sebelah Timur      : Kecamtan Sangalla Selatan

-        Sebelah Barat       : Kecamatan Makale

Ø  Topografi

Kecamatan Sangalla yang keadaan wilayahnya terdiri dari pegunungan, mempunyai jarak tempuh 10 Km dari Ibukota Kecamatan ke ibukota Kabupaten.

c.      Jumlah Kelurahan dan Lembang

Secara administratif Kecamatan Sangalla terdiri dari 2 Kelurahan dan 3 Lembang, sebagai berikut :

1. Kelurahan Buntu Masakke

2. Kelurahan Tongko Sarapung

3. Lembang Turunan

4. Lembang Bulian Ma’sabu

5. Lembang Kaero

 

B.     POTENSI UNGGULAN

                  Kecamatan Sangalla mempunyai potensi unggulan yaitu :

1. Pertanian

2. Perkebunan

3. Perdagangan

4. Peternakan

5. Kehutanan

 

  C.     KOMPOSISI KEPENDUDUKAN

Jumlah Penduduk Kecamatan Sangalla keadaan 28 Februari 2010 tercatat 6.551 jiwa yang terdiri dari laki-laki 3.357 jiwa dan perempuan 3.194 jiwa.

 

                                                                                  Sumber : PROFIL KECAMATAN PROVINSI SULAWESI SELATAN – Tahun 2010